Bulan Juni 2026 menjadi periode yang menarik bagi industri kopi dunia. Setelah mencatat rekor harga yang tinggi sepanjang 2024 hingga awal 2025, pasar kopi global memasuki fase penyesuaian. Kondisi ini memengaruhi harga kopi Arabika dan Robusta, termasuk bagi para petani, eksportir, roaster, hingga pemilik kedai kopi di Indonesia. Harga Kopi Dunia Mengalami Koreksi Memasuki Juni 2026, harga kopi Arabika di bursa internasional turun ke level terendah sejak akhir 2024. Salah satu penyebab utama berasal dari meningkatnya pasokan kopi dari negara-negara produsen besar seperti Brasil dan Kolombia yang memasuki musim panen dengan hasil yang baik. Data pasar menunjukkan kontrak berjangka kopi Arabika diperdagangkan di bawah US$2,50 per pon pada awal Juni 2026. Angka tersebut lebih rendah dibandingkan puncak harga yang terjadi pada Februari 2025 ketika kopi sempat mencetak rekor tertinggi dalam sejarah perdagangan modern. Selain Arabika, harga kopi Robusta juga mengalami penyesuaian seiri...